Vol. 15 No. 1 (2021): MARET
Articles

PRINSIP-PRINSIP PENGAJARAN BAHASA PADA GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DALAM BELAJAR KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS

Arif Ma'mun Rifa'i
IAI Ngawi

Published 2021-04-01

Abstract

Abstrak

 

Pentingnya bahasa bagi manusia merupakan hal yang tidak dapat dielakkan, karena bahasa merupakan alat komunikasi manusia, salah satu bahasa di era sekarang ini menjadi tuntutan kuat adalah bahasa Inggris, bahasa Inggris di era sekarang ini bukan lagi pilihan melainkan sudah menjadi tuntutan, bahasa Inggris dengan statusnya sebagai bahasa asing menuntut tidak hanya guru bahasa Inggris namun peserta didik juga membutuhkan treatmen yang berbeda dengan bahasa inggris sebagai bahasa kedua. Kesiapan dalam belajar juga ada pada gaya belajar atau sikap dimana sikap adalah keadaan mental dan saraf dari kesiapan, yang diselenggarakan melalui pengalaman, mengerahkan direktif atau pengaruh dinamis terhadap respon individu untuk semua materi  dan situasi belajar dengan keterkaitanya. dalam meningkatkan prestasi keterampilan berbicara bahasa Inggris ada hal-hal yang patut untuk dicermati diantaranya faktor yang mendorong terhadap keberhasilan belajar berbicara bahasa, di antara sikap yang dapat berpengaruh dalam kegiatan belajar mengajar adalah gaya kognitif field dependent. Gaya field dependen agak kurang mandiri sehingga terdapat prinsip prinsip untuk merespon gaya ini diantara prinsip yang dapat ditawarkan  Creating realistic situation, Engaging all students, Supporting the qualities of spoken language,  Creating an unfearful class.

 

 

Kata kunci: prinsip prinsip pengajaran bahasa, gaya kognitif field dependent, keterampilan berbicara bahasa inggris

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. DAFTAR PUSTAKA
  2. Altun, A., and Cakan, M., (2006) Undergraduate Student’s Academic Achievement, Field Dependent/Independent Cognitive Style and Attitude Toward Computers, 2006, (www.ifets.into/journals/91/23.pdf)
  3. Brown , H.D.(2001). Teaching by Principles. California: Addison Wesley Longman, Inc.
  4. Borich, D. Gary, (1996), Effective Teaching Methods, New Jersey : Prentice-Hall, inc
  5. Dick, Walter dan Lou Carey, (1990) The systematic design of interactional, (Glenview Iliones: Harper Collins Publishers.
  6. Hardjono, Sartinah. (1988) Psikologi Belajar Mengajar Bahasa Asing, Jakarta: Depdikbud
  7. Heaton, J.B, (1989) Writing English language test . New York : Longman Inc.,
  8. Linda, et all, (1984) Language skills in use . Illinois: Scott, Foresman and Company, Glenview,.
  9. Nunan,D (1989) Desining task for the communikating classrom, Cambrige: Cambridge universities PRESS
  10. Richard , J.C., & renandya, W.A. (2002) Metodologi in language teacing .Cambrige: Cambridge Universities Press.
  11. Sanjaya ,Wina (2008). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group,
  12. Setiawati, lis (2002) Evaluasi pendidikan uas rumpun mata kuliah keterampilan n berbahasa . Jakarta: lembaga penilitian UT.
  13. Uno, Hamzah, (2008) Model pembelajaran menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif, Jakarta: Bumi Aksara
  14. Vygosky, (1962). Thought and language, Massachuses : the Massachusetts of Institute of Technology.
  15. Wooldridge, Blue dan Melanie Haimas-Bartolf, (2006) The field dependence/field independence learning style; implications for adult student diversity, outcomes assessment and acountability , New York: Nova Science Publishers,
  16. Witkin, H. A. (1979 )Field dependent and Field independent Cognitive Styles and Their Educational Implikation, New York: American Educational Research Journal,.
  17. Weir , Cyrill J. ( 1990) Communicative language test. New York: Prentice Hall.
  18. Loreto Todd. (2000) Introduction to linguistic, Singapore: York Press.
  19. Halliday (1989) Language, context, and text : aspects of language in a social-semiotic perspective. Oxford :oxford university press.
  20. Linda Thomson dan Shan Wareing. (2007). Bahasa, masyarakat dan kekuasaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  21. Alwasilah. Chaedar A (2013). Filsafat dan bahasa. Bandung : Rosda Karya
  22. Kumaradivelu. (2006). Understanding language teaching from method to postmethod, New Jersey: Taylor & Francis e-Library.
  23. Illinois : Scott Foresman and Co. Year: 1984: Stock: 1 eks. Indeks Page: Ind. : p. 377-384 eks. Information: 384 hlm.: il. ; 24 cm eks
  24. Gardner RC(1985:8) (social ppsycology and second language learning.victoria :edward Arnold
  25. Eugene kaluzniacky (2004: 105-106)Managing Psychological Factors in Information Systems Work: An Orientation to Emotional Intelligence. London :Yurchak Printing Inc.