DINAMIKA SEKULARISASI DAN PEMBAHARUAN HUKUM WARIS ISLAM DI TURKI

Mahsun Fuad

Sari


Abstrak

Sebagai negara yang sangat gencar melaksanakan ide-ide sekularisasi, Turki secara radikal mengadakan pembaharuan di bidang hukum keluarga termasuk di dalamnya persoalan waris. Ketentuan pembagian harta waris berdasarkan madzhab Hanafi yang berlaku dalam undang-undang sebelumnya praktis tergantikan setelah Turki memberlakukan sebuah undang-undang sipil dan hukum pidana baru pada tahun 1926.

Jurnal ini membahas sekularisasi dan pembaharuan hukum waris Islam di Turki dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa salah satu pembaharuan radikal yang diperkenalkan di Turki ini adalah sebuah sistem pembagian waris yang sama sekali baru berupa “copy paste” dari undang-undang sipil Swiss 1912. Pembaharuan ini bisa dilihat dalam ketentuan besarnya bagian harta warisan yang diterima anak laki-laki dan perempuan yang memberlakukan perolehan bagian yang sama. Hal ini tentu saja merupakan sebuah “kemajuan” karena sebagaimana diatur dalam ketentuan Al-Qur’an 4:11 yang menghendaki pembagian saudara laki-laki mendapatkan dua berbanding satu dengan saudara perempuan.

 

Kata Kunci: Sekularisasi, Pembaharuan, dan Hukum Waris.

Kata Kunci


Kata Kunci: Sekularisasi, Pembaharuan, dan Hukum Waris.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

A. Mukti ali, Islam dan Sekulerisme di Turki, (Jakarta: Djambatan, 1994)

Asaf A.A. Fyzee, Ouline of Muhammadan Law, (London: Oxford University Press, 1964)

H.M. Atho Mudzar, Membaca Gelombang Itjihad: Antara Tradisi dan Liberasi, (Yogyakarta: Titian Ilahi Press, 1998)

Ira M. Lapidus, Sejarah Sosial Umat Islam, 3, alih bahasa Ghufran A. Mas’udi (Jakarta: PT Grafindo Persada, 1999)

John L. Esposito (ed.), The Oxford Encyclopedia of The Modern Islamic World, (New York, Oxford University Press)

John L. Esposito, Islam and Politics, Secnd Edition, (Syracuse University Press, 1987)

M. Amin Abdullah, Studi Islam; Normativitas atau Historisitas, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996)

Serif Merdin, “Religion and Secularism iin Turki” dalam Ataturk Founder of a Modern State, Ali Gazancigil dan Ergun Ozbudun (ed.), (London: C. Hurst and Company, 1981)

Siddiq Hukum Waris Islam, (Jakarta: Penerbit Wijaya Kajarta, 1984)

Tahir Mahmood, Family Law Reform in Muslim World, (Bombay: NM Tripathi LTD, 1972)

Tahir Mahmood, Personal Law in Islaic Countries, (New Delhi: Academic of Law and Relegion, 1987)


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795