KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA SIKEP DI SUMBER

Sadiran Sadiran

Sari


Abstrak

Pembangunan karakter bangsa yang menjadi salah satu perhatian kuat pemerintah sepatutnya disambut baik dan dirumuskan langkah-langkah sistematik dan komprehensif. Sifat baik manusia yang membawa manusia kepada kebebasan sejati terhadap apapun yang ada, menuju kepada ketundukan kepada Allah swt. Penanaman karakter ini dilakukan selama 13 tahun oleh Rasulullah saw, waktu yang cukup panjang, namun hanya sebagian orang saja yang mampu melepaskan budaya adigang adigung, berani mengingkari kebiasaan buruk, dan menuju jalan yang terang.

 Saat ini, di era modern ini, kita bersyukur sebagian besar penduduk bangsa ini telah menganut Islam sebagai agamanya, melepaskan adat budaya yang berusaha dihapus dan dihilangkan oleh para pembawa Islam jika budaya tersebut bertentangan dengan prinsip karakter bangsa, semua itu dapat mendatangkan kebaikan dan hanya, Allah-lah yang mampu mendatangkan kebaikan dan keburukan.yang saat ini sudah mulai terkikis. Kepribadian anak dibentuk sejak dini, orang tua haruslah memiliki karakter yang berkualitas. Namun alangkah baiknya jika orang tua juga mengerti materi-materi karakter, sehingga orang tua dapat membekali anak-anaknya dengan keilmuan yang didukung dengan ketauladanan  sehingga terbentuk kepribadian seorang anak sejati.

Pendidikan karakter dalam keluarga membuat anak mampu memiliki kesadaran berdasarkan kepada pengetahuan yang benar, sehingga anak tidak hanya menerima”. Dengan mengajarkan karakter yang bersumber dari perilaku baik, maka karakter yang terbentuk dalam jiwa anak disertai dengan contoh perilaku kedua orangtuanya dan ilmu pengetahuan yang berdasarkan kepada argumen-argumen dan bukti-bukti yang benar, serta dapat dipertanggungjawabkan dimasa yang akan datang

 

Kata Kunci : Pendidikan Karakter dan Keluarga Sikep

Kata Kunci


Kata Kunci : Pendidikan Karakter dan Keluarga Sikep

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Aulia Reza Bastian, Reformasi Pendidikan, Lappera Pustaka Utama, Yogyakarta, 2002.

Al Hasan, Yusuf Muhammad, Pendidikan Anak Dalam Islam, Terjemahan Muhammad Yusuf Harun, Yayasan Al Sofwa, Jakarta, 1997.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kemus Besar Bahasa Indonesia, cet. III, (Jakarta: Balai Pustaka, 1990).

Dinas P & K, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 2003.

Fredrick Luple dalam Husain ‘Ali Turkamani,.Bimbingan Keluarga dan Wanita Islam, Terjemahan M.S. Nasrulloh, Pustaka Hidayah, Jakarta, 1992.

Husain ‘Ali Turkamani,.Bimbingan Keluarga dan Wanita Islam, Terjemahan M.S. Nasrulloh, Pustaka Hidayah, Jakarta, 1992.

Hadi, Sutrisno, Metodologi Research I. Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta, 1984.

.

Harini, Sri, dan Al-Halwani, Aba Firdaus, Mendidik Anak Sejak Dini. Kreasi Wacana,Yogyakarta, 2003.

Selemian B.Taneko, Struktur dan Proses Sosial, Suatu Pengantar Sosiologi Pembangunan (Jakarta: PT Grafindo Persada, 1993).

Abdul Munir Mulkhan, Paradigma Intelektual Muslim Pengantar Filsafat Pendidikan Islam dan Dakwah, press, Yogyakarta, 1993,.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795