MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNINGDENGAN PENILAIAN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUAT PERENCANAAN PEMBELAJARAN BAGI CALON GURU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR

Dhian Dwi Nur Wenda, Al Darmono

Sari


Abstrak

Kemampuan dalam membuat perencanaan pembelajaran merupakan salah satu kemampuan utama yang harus dimiliki oleh para calon guru. Penelitian ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan calon guru khususnya guru di sekolah dasar dalam membuat perencanaan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.Sesuai dengan karakteristik dari penelitian tindakan kelas, penelitian ini dilakukan secara bersiklus yang masing masing siklus terdiri dari empat tahapan di antaranya; perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa PGSD semester V pada program studi pendidikan guru sekolah dasar di Universitas Nusantara PGRI Kediri dengan jumlah 23 mahasiswa. Hasil tindakan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan calon guru dalam membuat perencanaan pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan rata-rata calon guru dalam membuat perencanaan pembelajaran sebelum diberikan tindakan secara klasikal rata-rata mencapai 67,91. Sedangkan kemampuan calon guru setelah dilakukan tindakan nilai klasikal rata-rata mencapai 81,30. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan penilaian portofolio dapat meningkatkan kemampuan calon guru dalam membuat perencanaan pembelajaran.

 

Kata kunci: Problem Based Learning Berbasis, penilaian portofolio, perencanaan pembelajaran

 


Kata Kunci


Kata kunci: Problem Based Learning Berbasis, penilaian portofolio, perencanaan pembelajaran

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Bahri, Syaiful. (2013). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Cindy, E. Hmelo-Silver (2004), Problem Based Learning: What and how Student Learn?, Educational Psychology Review, Vol 16 No. 3

Depdiknas. (2003). Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Depdiknas. (2004). Kerangka Dasar Kurikulum. Jakarta: Depdiknas.

Eggen, P,. & Kauchak, D. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran: Mengajarkan Konten dan Keterampilan Berpikir, Edisi 6. Jakarta: PT Indeks

Gafar, A. A. & Ridwan, T. (2008). Implementasi problem based learning (PBL) pada proses pembelajaran di BPTP Bandung. Jurnal Universitas Pendidikan Indonesia, Nomor VII

Glazer, E. (2001). Problem based instruction. In M. Orey (Ed.), Emerging perspective on learning, teaching, and technology.

Hmelo-Silver, C. E. & Borrows, H., S. (2006). Goals and Strategies Problem Based Learning Facilitator. The Interdiciplinary Journal of Problem Based Learning, Vol. 1, No. 1.

Lee, S., W. (2005). Encyclopedia of School Psycology. Thousand Oaks: Sage Publications.

Pranata, M. 2004. Portofolio: Model penilaian desain berbasiskan konstruktivistik. Nirmana. No 1, Januari

RivarddalamRustaman, N. Y. 2004. “Penilaian berbasis kelas”. Makalah. Disajikan dalam seminar/lokakarya di FPMIPA IKIP Negeri Singaraja. Program Pascasarjana & FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia. Singaraja 4 Desember 2004.

Sudarman. (2007). Problem Based Learning:Suatu Model Pembelajaran untuk Mengambangkan dan Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah.Jurnal Pendidikan Inovatif, Vol. 2, No. 2,

Suwardjono. (2005). Teori Akuntansi:Perekayasa Pelaporan Keuangan. Edisi ketiga. Yogyakarta: BPFE.

Wina Sanjaya. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem pembelajaran. Jakarta. Kencana

Woolfolk, A. (2004). Educational psychology (9th ed.). New York: Pearson.

Zamroni. (2011). Dinamika Peningkatan Mutu. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795