HUBUNGAN AL-MASHLAHAH AL-MURSALAH DALAM PENETAPAN HUKUM ISLAM

Sya’idun Sya’idun

Sari


Abstrak

Al-mashlahah al-mursalah merupakan salah satu metode dalam penetapan hukum Islam yang kasusnya tidak di atur secara eksplisit dalam al-Qur’an dan Hadits, dengan metode bistinbath lebih menekankan pada kemaslamat uamat secara langsung.Imam Malik memberikan beberapa syarat untuk mengunakan metode istinbath ini yakni; pertama mashlahah tersebut bersifat reasonable(ma’qul) dan relevan(munasib) dengan kasus hukum yang ditetapkan. Kedua, sesuatu yang dharuri dan menghilangkan kesulitan(raf’ul haraj), dengan cara menghilangkan masyaqqah dan mudharat. Ketiga, mashlahah tersebut harus sesuai dengan maksud disyari’atkan (maqashid al-syari’ah) juga tidak bertentangan dengan dalil syara’ yang qath’i.Dengan al-mashlahah al-mursalah sangat efektif dalam menjawab berbagai persoalan dan perkembangan baru yang di timbulkan dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Baik itu dalam penetapan hukum terhadap maslah-malsah baru yang belum ada ketentuan hukumnya.maupun menetapkan hukum baru guna mengantikan ketentuan hukum lama yang tidak sesuai lagi dengan keadaan, situasi, kondisi dan kemaslahatan manusia pada zaman sekarang.Metode ini sangat efektif kita gunakan dalam melakukan pembaharuan hukum Islam yang berarti gerakan Ijtihad dalam menetapkan hukum yang mampu menjawab permaslahan dan perkembangan baru yang di timbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan.Dalam rangka pembaharuan hukum Islam mesti dilakukan dengan tetap tidak mengindahkan rambu-rambu, dan pelakunya harus memenuhi kualifikasi sebagai fiqh/ mujtahid.

 

Kata Kunci : Al-Mashlahah Mursalah, Penetapan Hukum Islam


Kata Kunci


Kata Kunci : Al-Mashlahah Mursalah, Penetapan Hukum Islam

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Abu Zakariya Muhyiddin bin Hizam, Tahdzib al-Asma’ wa al-Lughat, (Bairut, Darul Fikr, 1996),cet.I, juz.1.hlm.74

Abu Daud Sulaiman bin al-Asy’ats, Sunan Abi Daud, (Bairut ; Darul Kutub al-Ilmiyah, 1996), Kitab (al-Malahim, bab Maa yudzkar fi Qarni al-Mi’ah), Jilid III, hlm. 113 hadist no 4291

Abdul Wahab Khallaf, Mashadir al-Tasyri’ al-Islami fĭma La Nash Fĭh, Kuwait: Dar al-Qalam,1982 , hlm.8

Abdurrahman al-Jaziri, Kitab Fiqh ‘ala Madzahub al-Araba’ah, ( tt: Dar al-Diyan li al-Turats, 1397H/1977), juz I, hlm, 527

Ahmad al-Hajj al-Kurdi, al-Madhahah al-Fiqh;al-Qawa’id al-Kulliyah, (Dimasq: Dar al-Ma’arif,1980) hlm. 186

Ahmad Warson al-Munawwir, Kamus Arab Indonesia: al-Munawir,(Surabaya, Pustaka Progresif,1997), hlm. 173

Ahmad al-Raisuni, Nazhariyat al-Maqashid Inda al-Syathibi,(Rabath: Dar al-Aman,1991) hlm. 67

Ali bin Abi Bakr al-Haitsami, Majmu’ al-Zawa’id, (Mesir: Dar ar-Rayyan Litturats,1407H), juz.I, hlm. 119

Al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, Bairut:Idarat al-Thaba’at al-Munirah, 1986, Juz.VIII.hlm.256

Al-Syathib, Al-Muwafaqat fi Ushul al-Ahkam,(tt: Dar al-Fikr,tth), juz II. Hlm. 19

Amir Syarifuddin, Meratas Kebekuan Ijtihad, (Jakarta: Ciputat Pres,2002), cet.I. hlm.3

Bushami Muhammad Said, Mafhum Tahdid al-Din, Kuwait : darul Da’wah, 1983, hlm. 15

Dr, Wahbah Az-Zuhaily, Konsep Darurat Dalam Hukum Islam, Judul asli: Nazhariyyah al-Dharurah al-Syar’iyyah, Alih Bahasa: Prof Dr.H.Said Aqil Al-Munawwar,MA.(Jakarta:Gaya Media Pratama,1997),hlm.

Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam, sejarah pemikiran dan gerakan, (Jakarta ; Bulan Bintang, 1992), hlm. 11 - 12

Hasbi ash-Shiddieqy, Falsafah Hukum Islam, (Jakarta : bulan Bintang, 1975), cet. I, hlm. 108

Muhammad Ali As-Sayis,Pertumbuhan dn Perkembangan hukum Fiqih, alih bahasa, M. Ali Hasan.(Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1995). H.1

Mushthafa Ahmad Al-Dzarqa, Hukum Islam dan Perubahan Sosial, Alih Bahasa : Ade Dedi Rohaya, (Jakarta: Riora Cipta,2000), hlm. 33

Nurcholis Madjid, Reaktualisasi Nilai-nilai Kultural dalam Proses Tranformasi Masyarakat: Masalah Penyajian Kembali Islam sebagai Sumber Keinsyafan Makna Hidup di Indonesia Modern, Makalah, disajikan pada Simposium Nasional Cendikiawan Muslim, Malang,6-8 Desember 1990, hlm.16

Prof,KH.Ibrahim Husein, Pokok-pokok Pemikiran Hukum Islam:Sebuah Kerangka Konseptual, Jakarta: Kerjasama IIMJ PMII, Fak.Syari’ah IAIN Jakarta dengan Forum Studi Hukum Islam, 1994

Satria Efendi, Maqashid al-Syari’ah dan Perubahan Sosial, dimuat dalam Dialog(Badan Litbang-Depag, No.33 tahun XV, Januari 1991), hlm 29

Yusuf Qardlawy, Ijtihad Dalam Syari’at Islam Beberapa Pandangan Analisis Tentang Ijtihad Kontemporer, Alih Bahasa: Drs, Achmad Syatori, (Jakarta: Bulan Bintang,1987),hlm. 132


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795