PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL

Anik Faridah

Sari


Abstrak

Berbagai kasus SARA (suku, agama, ras, etnis dan budaya ) seringkali menjadi pemicu kerusuhan yang terjadi di Indonesia. Masih segar dalam ingatan kita tentang kasus Tolikara yang terjadi di Tolikara Papua, yang menyebabkan beberepa orang tewas, terluka dan kebakaran. Peristiwa itu terjadi pada saat pelaksanaan shalat ‘idul Fitri. Peristiwa Sampit antara Suku Dayak Vs Madura pada tahun 2001, konflik Ambon Tahun 1999, dan terakhir adalah demo aksi damai bela al Qur’an oleh jutaan kaum muslimin dari berbagai ormas Islam se-Indonesia di Jakarta, atas tuduhan kasus penistaan Agama Basuki Djahya Purnama alias Ahok. Sehingga memunculkan berbagai kontrofersi dan masih banyak kasus lagi yang suatu saat ia bisa membakar dan pecah seiring terus memanasnya suhu politik, agama, sosial, budaya yang menyulut timbulnya api konflik muncul kembali. Sungguh tragis dan memilukan jika melihat hal itu terus terjadi di Indonesia sebagai Negara demokrasi  yang berasaskan pancasila. 

Akar masalah diatas, tentu saja tidak dapat dibiarkan berlarut-larut bila kita semua masih menghendali tegaknya Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI). Dalam konteks ini, merupakan keharusan bagi kita bersama untuk memikirkan upaya-upaya pemecahannya (solution). Termasuk pihak yang harus bertanggung jawab dalam hal ini adalah dunia pendidikan. Melalui pendidikan diharapkan mampu memberikan penyadaran (consciousness) kepada masyarakat melalui design materi-materi, metode, kurikulum hingga evaluasi yang menyadarkan masyarakat akan pentingnya sikap saling toleran, menghormati perebedaan suku, agama, ras, etnis dan budaya masyarakatvIndonesia yang multikultural. Dengan kata lain, sudah selayaknya pendidikan berperan sebagai media transformasi social, budaya dan multikulturalisme.

 

Keywords: Pendidikan, Islam, Multikultural.


Kata Kunci


Keywords: Pendidikan, Islam, Multikultural.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Fajar, Malik. Kembali ke Jiwa Pendidikan: Memperleh Wacana Humanisasi Pendidikan Islam dalam Membuka Jendela Pendidikan, Jakarta: Raja Graindo Persada, 2004.

Husein, Imam. Indonesia Butuh Sekolah Multikultural, Jawa Pos, Jum’at, 6 Nopember 2015.

Maksum, Ali. Pluralisme dan Multikuturalisme: Paradigma Baru Pendidikan Agama Islam di Indonesia, Yogyakarta: Aditya Media Publishing, 2011.

Madjid, Nurcholis, Islam Doktrin dan Peradaban, Jakarta: Paramadina, 1992.

Muhaimin, Rekonstruksi Pendidikan Islam dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurikulum hingga Strategi Pembelajaran, Jakarta: Rajawali Pers, 2009.

------- Wacana Pengembangan Pendidikan Islam, Yogyakarta: Pustaka pelajar, 2003.

Nizar, Samsul. Pengantar Dasar-Dasar Pemukuran Pendidikan Islam, Jakarta: Gaya Media Pratama, 2001.

Rahman, Fazlur. Islam dan Modernity: Transformation of Intelectual Tradition, Chicago and London: The University of Chichago Press,1984.

Al Thabathaba’i, Muhammad, Husain. al Mizan fi Tafsir al-Qur’an, jilid 18, Beirut-Libanon: Mu’assasah al-‘Alam Li al-Mathbu’at, 1983.

Wahono, Franciz X. Kapitalisme Pendidikan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795