MEDIASI: TANTANGAN KURIKULUM BAGI PERGURUAN TINGGI FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM

Lina Nur Anisa

Sari


Abstrak

 

       Pola penyelesaian sengketa di Indonesia sepenuhnya menjadi kewenangan pengadilan. Setiap ada sengketa pengadilan yang menentukan bagaimana keputusan atau penetapannya. Hal ini memang sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Karena semua sengketa diselesaikan melalui pengadilan. Indonesia menyiapkan Hukum Acara dengan sangat ketat. Bahkan hukum formil itu dimasukkan ke dalam hukum publik. Di samping itu juga dalam bidang hukum acara Perdata disebutkan hakim/ pengadilan harus bersikap pasif. Hanya menunggu keluhan dan tuntutan pihak yang berkepentingan. Tanpa tuntutan, pengadilan tidak dapat berbuat apapun. Disebutkan pula hakim cukup menemukan kebenaran formal saja. Akan tetapi akhir-akhir ini telah muncul pola penyelesaian, melalui tawar menawar penyelesaian, yang kadang kala telah dirancang sebelum mereka bersengketa, yang disebut arbitrase. Mahkamah Agung telah mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung dan yang terakhir No 1 Tahun 2008 yang memuat rumusan penyelesaian perkara melalui win-win solution. Hakim harus aktif menawarkan penyelesaian melalui urun-rembuk antara pihak-pihak yang bersengketa. Hal ini sangat sesuai dengan pola penyelesaian sengketa dalam hukum Islam, terutama sengketa yang diselesaikan di Pengadilan Agama. Cara seperti ini pula dapat mengurangi beban pengadilan atasan, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.

 

Kata kunci: mediasi, kurikulum, perguruan tinggi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Hasanuddin AF , Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta: PT. Pustaka al-Husna Baru, 2004

Gatot Sumartono, Artitrase dan Mediasi di Indonesia, Jakarta: PT gramedia Pustaka Utama, 2006

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988

Gary Goopaster, Negosiasi dan Mediasi: Sebuah Pedoman Negosiasi dan Penyelesaian Sengketa Melalui Negosiasi, (Jakarta: ELIPS Project, 1993

Syahrizal Abbas, Mediasi Dalam Perspektif Hukum Syari’ah, Hukum Adat, dan Hukum Nasional, (Jakarta: Kencana, 2009

Gunawan Widjaja &Ahmad Yani, Seri Hukum Bisnis: Hukum Arbitrase, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2000

Suyud Margono, ADR & Arbitrase Proses Pelembagaan dan Aspek Hukum, (Bogor: Ghalia Indonesia, 2004

Bambang Sutiyoso, Hukum Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, (Yogyakarta: Gama Media, 2008

Ronald, S. kraybill with alice frazer evans and Robert A. evans, Panduan Mediator Terampil Membangun Perdamaian, (Yogyakarta: Kanisius, 2002

Syaubari, ”Penyelesaian Sengketa Bisnis dan Relevansinya dengan ash-Shulhu (studi Analisis Pasal 7-11 UU No 30 Tahun 1999, tentang Arbitrase, Skripsi Fakultas Syari’ah IAIN AR-Raniry Tahun 2008

Cik Hasan Bisri, Peradilan Agama di Indonesia (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1998

A. Rahmat Rosyadi dan Ngatino, Arbitrase dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2002


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795