GAYA METAL MAFIA SHALAWAT SEBAGAI METODE DAKWAH DAN PENGARUHNYA DI MASYARAKAT NGAWI

Hanifah Hikmawati Andrik Purwasito Titis Srimuda Pitana

Sari


Abstrak; Artikel ini membahas message studies kelompok Mafia Shalawat yang dipimpin Drs. KH. Muhammad Ali Shadiqin atau biasa dipanggil Gus Ali Gondrong. Gaya metal Mafia Shalawat hadir sebagai media dakwah modern yang berusaha menjaring jamaah, tanpa menjadikannya sebagai refleks pasif dari struktur dan kondisi sosial. Bentuk-bentuk dari gaya metal yang mencakup yel-yel sapa tiga jari dan semboyan “josss”, menunjukkan bahwa komunikasi dakwah berfungsi menjadi sarana untuk memperoleh kekuasaan. Terdapat upaya mempengaruhi konstruk berpikir, mengubah perilaku sesuai visi misi dan cita-cita yang diinginkan. Selain itu, konsep kebebasan juga diberikan pada jamaah ini sebagai bentuk resistensi terhadap kemapanan dakwah yang sudah ada. Sebagai akibatnya, jamaah mendapat pengaruh besar atas kehadiran Mafia Shalawat dalam mengimplementasikan praktik shalawat menjadi praktik keagamaan yang tidak harus menampilkan pola syariat Islam yang berlaku. Untuk mengetahui motivasi apa saja yang terdapat dalam dakwah gaya metal tersebut, dapat dirumuskan pertanyaan untuk memudahkan pembahasan, sebagai berikut: pertama, bagaimana kemampuan Mafia Shalawat dalam menjaring jamaah untuk bergabung ke dalamnya; kedua, bagaimana gaya metal dapat diterapkan Mafia Shalawat sebagai metode dakwah untuk memperoleh kekuasaan. Teori message studies dan semiologi komunikasi digunakan sebagai teori kritis dan metode tafsir pesan sebagai basis rancang bangun analisis-deskriptif.

Kata Kunci


Mafia Shalawat, message studies, dakwah

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdullah, Irwan. 2010. Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Adian, Donny Gahral. 2002. Menyoal Objektivisme Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Teraju.

Al-Buny, Syaikh Djamaluddin Ahmad. 2002. Menyelami Bashirah Shufiyah. Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Al-Malikiy, Syaikh Muhammad „Alawiy. 2013. Mafa

Al-Munawwir, Ahmad Warson. 1997. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif.

Bakhtiar, Amsal. 2003. Tasawuf dan Gerakan Tarekat. Bandung: Angkasa Bandung.

Nasr, Sayyid Husein, Tasauf Dulu dan Sekarang, Diterjemahkan Abdul Hadi WM, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 2002), 26.

Barker, Chris. 2015. Cultural Studies. Diterjemahkan oleh Nurhadi. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Bocock, Robert. 2007. Diterjemahkan Ikramullah Mahyuddin. Pengantar Komprehensif untuk Memahami Hgeemoni. Yogyakarta: Jalasutra.

Brown, Richard Harvey. 1993. Cultural Representation and Ideological Domination. Oxford Journals, Vol. 71, No.3 (Mar. 1993) pp. 657-676, Oxford University Press.

Endraswara, Suwardi. 2013. Metodologi Penelitian Sastra – Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS.

Forum Kajian Ilmiah Purna Siswa 2016. 2016. Menghayati Agama, Islam, dan Aswaja. Kediri: Lirboyo Press.

Foucault, Michel. 1988. Madness and Civilization – A History of Insanity in The Age of Reason. United States: Random House.

______________. 1973. The Birth of The Clinic – An Archaeology of Medical Peception. France: Routledge

Hadi, Y. Sumandiyo. 2006. Seni dalam Ritual Agama. Yogyakarta: Buku Pustaka.

Halim, Abdul. 2014. Ahlus Sunnah wal Jamaah Politisi Nahdlatul Ulama: Perspektif Hermeneutika Gadamer. Jakarta: Pustaka LP3ES.

Israr. 1978. Sejarah Kesenian Islam Jilid 2. Jakarta: Bulan Bintang.

Jenks, Chris. 2013. Culture. diterjemahkan oleh Erika Setyawati. Studi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lubis, Akhyar Yusuf. 2014. Pormodernisme: Teori dan Metode. Jakarta: Rajawali Press.

Mahali, Mudjab & Mahali, Umi mujawazah. 1994. Kode Etik Kaum Santri. Bandung: Al-Bayan.

Maryaeni. 2008. Metode Penelitian Budaya. Jakarta: Bumi Aksara.

Nasr, Sayyid Husein. 2002. Tasauf Dulu dan Sekarang. Diterjemahkan Abdul Hadi WM. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Purwasito, Andrik. 2003. Message Studies, Studi Tanda dalam Wacana. Surakarta: nDalem Poerwahadiningratan Press.

_______________. 2001. Semiologi Komunikasi – Masyarakat Semiologi Komunikasi. Surakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNS.

Pusat Bahasa – Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Bahasa Indonesia/Tim Penyusun. Jakarta: Pusat Bahasa.

Salad, Hamdy. 2008. dalam Jurnal Kebudayaan The Sandour. Edisi III. Lamongan: Pustaka Pujangga bekerja sama Forum Sastra Lamongan.

Snijders, Adelbert. 2010. Manusia dan Kebenaran. Yogyakarta: Kanisius.

Storey, John. 2010. Cultural Studies and The Study of Popular Culture: Theories and Methods. Diterjemahkan oleh Layli Rahmawati. Pengantar Komprehensif Teori dan Metode Cultural Studis dan Budaya Pop. Yogyakarta: Jalasutra


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795