ZAWÃJ AL-MISYÃR: PERSPEKTIF MAQÃSHID AL-SYARÎ`AH PERNIKAHAN

Mahsun Mahsun

Sari


Tulisan ini membahas hukum dan fenomena zawaj al-misyar atau nikah wisata dari kacamata maqashid al-Syariah. Zawãj al-misyãr adalah akad nikah yang sah sesuai dengan yang disyari`atkan oleh Hukum Islam, akan tetapi ada beberapa hak perempuan yang terkurangi di sini di antaranya hak nafkah dan hak tempat tinggal. Pernikahan ini ada yang menggolongkan ke dalam nikah poligami (ta`addud al-zaujãt) yakni istri yang kedua atau ketiga. Namun ulama lain ada yang berpendapat berbeda, yang mana nikah ini termasuk kategori nikah muaqqat atau nikah sementara. Atas dasar ini, maka para ulama berbeda pendapat; ada yang membolehkan tetapi ada yang mengharamakan. Terlepas dari itu, jika dicermati lebih jeli  dari sudut pandang maqãshid al-syarî`ah, zawaj al-misyar atau nikah wisata sangat bertolak belakang dengan prinsip Hukum Islam baik pada tataran dharûr, hajjî, dan tahsinî. Dari aspek dharûrî, nikah ini menyimpang dari lima aspek yang menjadi fondasi dasar Hukum Islam yakni menjaga agama, jiwa, keturunan, akal, dan harta. Perkawinan dalam Islam memiliki tujuan agung untuk memelihara Sunnah Nabi Muhammad SAW dicederai oleh akibat nikah bentuk ini. perkawinan yang bertujuan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah musnah oleh nikah wisata ini, pasalnya pada faktanya selesai wisata selesai juga perkawinan, banyak yang dirugikan dalam masalah ini. Menjaga keturunan yang merupakan sendi utama syariah juga ternodai oleh nikah ini, sebagai akibat nikah yang sementara ini, tentu saja banyak anak-anak keturunan yang tidak memperoleh hak-haknya.

 

 


Kata Kunci


zawaj al-misyar, nikah wisata, maqashid al-Syariah

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al-Qur`a dan Terjemahnya Kementerian Agama Republik Indonesia.

Al-Munawwir, Ahmad Warson, Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap, Cet. XIV Surabaya: Pustaka Progressif, 1997

Al-Asyqar, Usamah Umar Sulaiman, Mustajiddãt Fiqhiyyah Fî Qadhãyã al-Zawãj wa al-Thalãq: Zawãj al-Misyãr, al-Zawãj Fî al-`Urfî, al-Fahsh al-Thib, Cet,. I, Malaysia: Dãr al-Nafãis, 2000

Al-Jami`ah, Journal of Islamic Studies IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, No. 62/XII/1998

Anwar, Syamsul, Studi Hukum Islam Kontempoer, Cet. I, Jakarta: RM Book, 2007

Ash- Shiddiqi, Muhammad Hasbi, Pengantar Hukum Islam, Cet. VI, Jakarta: Bulan Bintang, 1981, Jilid II.

Asy-Syafi`i, Muhammad Ibn Idrîs, Al-Risãlah, Kairo: al-Aqshã, TTP

Bahri, Syamsul et al, Metologi Hukum Islam, Cet. I, Yogyakarta: Teras, 2008

Dahlan, Abdur Rahman, Ushul Fiqih, Cet. I, Jakarta: Amzah, 2010.

Effendi, Satria Effendi et. al, Ushul Fiqh, Cet. IV, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012

Jurnal Tarjih, Volume 12 (2) 1436 H/ 2015 M

Khalaf, Abdul Wahhab, `Ilm al-Ushûl al-Fiqh, Cet. II, Kairo: Beirut, 1978

Kompilasi Hukum Islam (KHI) di Indonesia Buku I tentang Perkawinan.

Lukito, Ratno, Pergumulan Antara Hukum Islam dan Hukum Adat di Indonesia, Cet. I, Jakarta: INIS, 1998

Luthfi, Musthafa dan Mulyadi Luthfi, Nikah Sirri Membahas Tuntas: Definisi, Asal-Usul, Hukum, Serata Pendapat Ulama Salaf dan Khalaf, Cet. 1, Surakarta, 2010.

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Wacana Fiqh Perempuan dalam Perspektif Muhammadiyah, Cet. I, Jakarta: UHAMKA Press, 2005

Majelis Ulama Indonesia, Himpunan Fatwa MUI Sejak 1975, Cet. I, Jakarta: Erlangga, 2011

Mukhtar, Kamal, Asas-Asas Hukum Islam Tentang Perkawinan,Cet. III, Jakarta: Bulan Bintang, 1993

Nasution, Harun, Islam ditinjau dari Berbagai Aspeknya, Cet. VI, Jakarta: UI Press, 1986

Nasution, Khairudin et al, Hukum Perkawinan dan Warisan di Dunia Muslim Modern, Cet. I Yogyakarta: Academia, 2012

Nasution, Khairudin, Hukum Perdata (Keluarga) Islam Indonesia dan Perbandingan Hukum Perkawinan di Dunia Muslim: Studi Sejarah, Metode Pembaruan, dan Materi dan Status Perempuan dalam Perundang-Undangan Perkawinan Muslim, Cet. I, Yogyakarta: Academika dan Tazzafa, 2009

Rahman, Asymuni Abdur, Metoda Penetapan Hukuim Islam, Cet.I, Jakarta: Bulan Bintang, 1986

Syaltut, Mahmud, Islam: Akidah dan Syariah, penerjemah; Abdur Rahman Zein, Cet. I, Jakarta: Pustaka Amani, 1986

Tengku Alizar Usman, http://kitab-kuneng.blogspot.co.id/2013/12/nikah-misyar-nikah-wisata-dan-nikah-html. Akses 20 Oktober 2016.

Tengku Zulkarnaen, Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 02/ Munas-VII/ 2010 Tentang Nikah Wisata, http://tengku Zulkarnain.net/index.php/fatwa-mui/ibadah/186/nikah-wisata-html.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by4.footer##

     

_________________

Jl. Ir. Soekarno No. 99 Ring Road Barat Ngawi
www.iaingawi.ac.id
E-Mail: jurnalalmabsut@gmail.com

Map Coordinate: Lat -7.4222441, Long 111.4222954,795